Qiyamullail adalah solat yang dilaksanakan setelah bangun dari tidur di malam hari. Pada masa awal islam solat ini hukumnya wajib sebagaimana firman Allah dalam surat al-Muzammil ayat 1-4.
يَا أَيـُّهَا الْمُزَّمِّلْ. قُمِ الَّليْلَ إِلاَّ قَلِيـْلاَ. نِصْـفَهُ أَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِـيْلاَ. أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّـلِ الْقُرْآنَ تَرْتِـيْلاَ. إِناَّ سَنُلْقِي عَلَيْكَ قَوْلاً ثَـقِيْلاَ
Artinya
Wahai orang yang berselimut
Bangunlah di malam hari (untuk solat) walaupun hanya sedikit.
Setengahnya (malam) atau kurangilah darinya sedikit
Atau lebihkan dari setengahnya dan bacalah Al-Qur’an dengan perlahan.
Sesungguhnya kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat
Ayat-ayat di atas mengisyaratkan pengertian bahwa qiyamullail adalah model ibadah yang didisain oleh Allah untuk membentuk pribadi-pribadi muslim ketika itu menjadi orang-orang yang kuat lahir dan bathin. Ini dimaksudkan agar mereka kuat memikul perintah-perintah dari Allah SWT yang sangat berat kepada mereka. Sekaligus ini juga mengajarkan kepada kita bagaimana caranya menjadi kuat seperti mereka para nabi dan sahabat setianya. Seperti disebutkan dalam sebuah hadits.
عَلَـيْكُمْ بِـقِيَامِ اللَّـْيل. فَإِنَّـهُ دَأْبُ الصَّالِحِيْنَ قَـْبلكُمْ. وَقُرْبَةٌ لَكُمْ إِلَى رَبِّكُمْ. وَمُكَفِّرَةٌ لِلسَّـيِّـئَاتِ وَمَنْهَاتٌ عَنِ الإِثْمِ
Artinya.
Kalian harus melakukan qiyamullail, karena sesungguhnya ia merupakan tradisi orang-orang sholih sebelum kamu, cara mendekatkan diri kalian kepada Tuhan, cara menghapus keburukanmu dan mencegah dari perbuatan dosa.
Dalam ayat terakhir pada surat al-Mizzammil yaitu pada ayat 20 disebutkan, karena beberapa pertimbangan sebagaimana yabf tersurat dalam ayat itu, Allah memberikan keringanan dengan menjadikan qiyamullail (tahajjud) sebagai ibadah sunnah.
إِنَّ رَبَّكَ يَعْلَمُ أَنَّكَ تَقُوْمُ أَدْنَى مِنْ ثُلُـثَيِ اللَّـْيلِ وَنِصْفَهُ وَثَلُـثَهُ وَطَائِفَةٌ مِنَ الَّذِيْنَ مَعَك, وَاللهُ يُـقَدِّرُ اللَّـْيلَ وَالنَّـهَارَ عَلِمَ أَنْ لَنْ تُحْصُوْهُ فَـتَابَ عَلَـْيكُمْفَاقْـرَأُوا مَا تَيَسَّـرَ مِنَ الْقُرْآن. عَلِمَ أَنْ سَيَكُوْنُ مِنْكُمْ مَرْضَى وَآخَرُونَ يُـقَاتِلُوْنَ فِى سَـبِيْلِ اللهِ فَاقْـرَأُوا مَا تَـيَسَّرَ مِنْهُ
Artinya:
Sesungguhnya Tuhan mu mengetahui bahwasannya kamu berdiri untuk sholat kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersamamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu itu. Maka dia memberikan keringanan kepadamu karena itu bacalah apa yang mudah bagimu dari Al-Qur’an. Dia mengetahui bahwa akan ada orang-orang diantara kamu yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi untuk mencari sebagian karunia Allah, dan orang yang sedang berperang di jalan Allah maka bacalah apa yang mudah bagimu dari Al-Qur’an.
Dalam ayat lain yaitu Surat Al-Isro ayat 79. Allah menegaskan kembali bahwa qiyamullail (sholat tahajjud) adalah termasuk ibadah sunnah
وَمِنَ اللَّـْيلِ فَـتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَـبْعَـثَكَ مَقَامًا مَحْمُوْدًا
Artinya
Dan pada sebagian malam, lakukanlah solat tahajjud, sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji
Solat Tahajjud termasuk pada solat sunnah mutlaq, oleh sebab itu tahajjud bisa dilakukan semampunya tanpa batasan jumlah roka’at. Bahkan jika tidak menimbulkan madlorot atau gangguan solat tahajjud dapat dilakukan sepanjang malam. Sebagaimana yang dilakukan nabi ketika memasuki sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.
Posisi sujud dalam solat adalah momen dimana seorang hamba berada pada posisi yang paling dekat dengan Tuhannya. Sangat dianjurkan untuk memanjangkan do’a do’a pada posisi ini. Berikut ini adalah salah satu contoh do’a yang dapat dibaca setelah membaca bacaan sujud, khususnya ketika sujud terakhir.
رَبِّى أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْـرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيْرًا.رَبِّى اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّـرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُـقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَـفْقَهُوا قَوْلِي. رَبِّي هَبْ لِي رِضَاكَ وَمَحَـبَّتَكَ وَمَعْرِفَتَكَ وَإِحْسَانَكَ وَغُفْرَانَكَ
Setelah selesai solat maka dilanjutkan dengan do’a
اللهمّ لك الحمد أنت قيّوم السموات والأرض ومن فيهنّ. ولك الحمد أنت ملك السّموات والأرض ومن فيهنّ. ولك الحمد أنت نور السموات والأرض ومن فيهن. ولك الحمد أنت الحق ووعدك الحق ولقائك الحق والجنّة حق والنّار حق والنبيّـون حق ومحمّد ضلّى الله عليه وسلّم حق والـساعة حق. اللهمّ لك أسلمت وبك أمنت وعليك توكّلت وإليك أنبت وبك خاصمت وإليك حاكمت فاغفر لي ما قدّمت وما أخّرت وما أسررت وما أعلنت وما أنت أعلم به منّي أنت المقدّم وأنت المؤخّر لا إله إلاّ أنت ولا حول ولا قوّة إلاّ بالله العلي العظيم
Selain do’a di atas, panjatkanlah do’a yang sesuai dengan permohonan kita kepada Allah.
Filed under: Solat sunnah Ditandai: | ibadah